Wanhat LDII Jabar Beri Pengarahan Praktek Budi Luhur

Pengarahan Wanhat DPW LDII JAWA BARAT untuk Warga LDII, agar Mempraktekkan Budi Luhur & Akhlaqul Karimah

budi-luhur-akhlaqul-karimah
Wanhat DPW LDII Jabar – H .Didi Wargaprawira, Bc.TT

Dalam Acara Rakor DPW LDII yang diikuti oleh 26 DPD Kota/Kab. se-Jawa Barat, Minggu (25/1),  H. Didi Wargaprawira, Bc.TT Wanhat DPW LDII Prov. Jabar turut memberikan pengarahan berupa pesan-pesan kepada para peserta supaya bisa mempraktekkan berbudi pekerti luhur (Budi Luhur) dan berakhlaqul karimah. Pengarahan tersebut sejatinya adalah untuk warga LDII Jawa Barat khususnya dan umumnya untuk seluruh warga LDII dimanapun berada di dalam bergaul dan bermasyarakat. Pengarahan H. Didi diantaranya, agar warga LDII  :

* Mempelopori disiplin ditempat kerja

* Memerlukan menyambung sanak famili silaturahim

* Memperbaiki  jalan yang perlu diperbaiki

* Berkata sopan,tidak provokatif

* Mempelopori budaya antri

* Suka menolong orang yang memerlukan bantuan dengan ikhlas

*  Beramar ma’ruf nahyi munkar sesuai kemampuan dan profesinya.

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ. سورة ال عمران : 410

Artinya : Dan hendaklah ada di antara kamu sekalian segolongan (umat) yang mengajak kepada kebajikan dan menyuruh pada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung. (Q.S Ali Imran : 104)

* menghormati yang lebih tua , sayang kepada yang lebih muda

* Mendahulukan yang lebih tua /ditua kan

* menghormati pendapat orang lain

* tidak memotong pembicaraan

* jujur tidak ingkar janji,  tepat waktu

* Solider setiakawan, bersimpati (perasaan sama) dan empati (menempatkan diri kita pada posisi itu)

* dermawan suka memberi

* mempraktekkan 5 syarat kerukunan

* mempraktekkan 7 tanda ahli surga (memafkan kepada yang menganiaya, memberi kepada orang yang tidak mau memberi, membalas kebaikan pada yang menjengkelkan  pada kita, kalau bicara jujur, kalau diberi sesuatu bersyukur, kalau kena cobaan sabar, berjalan bagaikan orang hidup diseantaro orang mati)

* Tidak mudah mengumpat

Pesan-pesan wanhat DPW LDII tersebut di atas sejalan dengan apa yang diajarkan panutan Nabi kita Rasulullah SAW sebagai suri tauladan kita yang telah mengajarkan dan memberi contoh bagaimana berbudi pekerti yang luhur, seperti termaktub dalam Surat Al-Ahzab ayat 21, sbb:

( 21:لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا (سورة الأحزاب

Niscaya sungguh telah ada pada (diri) Rasulullah itu uswatun hasanah (suri teladan yg baik) bagi kalian, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari qiamat dan dia banyak berdzikir menyebut Allah. (Qs.33/21)

      (وَإِنَّكَ لَعَلَى خُلُقٍ عَظِيمٍ  (سورة القلم:4

“ Dan sesungguhnya engkau ( Muhammad ) mempunyai akhlak yang mulia. “ ( Al Qalam , 68 : 4 )

“ Bahwasanya aku ( Muhammad ) diutus Allah untuk menyempurnakan keluhuran Akhlak ( Budi Pekerti ) “ ( H.R. Ahmad )

Tidak benar tuduhan bahwa LDII mempraktekkan budi luhur sebagai kepura-puraan saja. Warga LDII justru mempraktekkan budi luhur sebagai ibadah dan berharap ridha Allah SWT, mempraktekkan budi pekerti yang dicontohkan Rasulullah SAW. Budi luhur seyogyanya merupakan budi pekerti (sikap, perilaku, tutur bahasa, ucapan dan perbuatan) yang melekat pada setiap diri masing-masing dan dikerjakan dalam kehidupan sehari-hari dengan ketulusan dan dipraktekan kapanpun, dimanapun dan keadaan bagaimanapun.

Warga LDII yang belum bisa bergaul di masyarakat, bergaullah dengan baik, ikutilah kegiatan baik di tingkat RT, RW, kelurahan, kecamatan masing-masing. Misalnya kegiatan kerja bakti, arisan, rapat RT, halal bihalal, dll. Memang tidak dipungkiri, karena padatnya intensitas kegiatan baik pengajian maupun kegiatan lainnya di LDII sehingga kurang gaul.

“ Orang iman yang bergaul dalam masyarakat dan sabar terhadap hal-hal yang menyakitkan dari mereka, adalah lebih utama dari pada orang iman yang tidak bergaul dalam masyarakat dan tidak sabar terhadap hal-hal yang menyakitkan dari mereka ” ( HR Tirmidzi & Ibnu Majah ).

 

About DPW LDII Jawa Barat

Author dari jabar.ldii.or.id. Silahkan ikuti penjelasan LDII yang sebenarnya di website kami, sekaligus tabayyun dari kami.

View all posts by DPW LDII Jawa Barat →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.