Melaksanakan Shalat 5 Waktu Bukan Sekedar Menggugurkan Kewajiban

ORANG BIJAK TAAT SHALAT
Yuk kita shalat!

Mengerjakan Shalat bagi seorang muslim adalah kewajiban. Shalat adalah termasuk rukun Islam yang merupakan pondasi agama Islam, dimana Islam dibangun dengan 5 hal yaitu syahadat, shalat, zakat, puasa, dan haji bagi yang mampu. Bahkan barangsiapa yang meninggalkan shalat maka dihukumi “faqod kafar”, sebagaimana dijelaskan dalam sabda Rasulullah صلى الله عليه وسلم “Perjanjian antara kami dengan mereka adalah shalat. Siapa yang meninggalkannya, sungguh ia telah kufur. “(HR. Ahmad, Abu Daud, An-Nasai, dan At-Tirmidzi, ia berkata: hadits ini hasan shahih dan juga diriwayatkan oleh Ibnu Majah, Ibnu Hibban dalam Shahihnya dan Al-Hakim).

Salat juga merupakan pembeda antara kekufuran dan keimanan. Sebagaimana Rasulullah صلى الله عليه وسلم  bersabda, “Sesungguhnya batas antara seorang dengan kekufuran atau syirik adalah meninggalkan shalat. ” (HR. Muslim).

Masih banyak baik ayat Al-Quran maupun Sabda Rasulullah dalam Al-Hadits yang memperkuat wajibnya mengerjakan salat bagi seorang muslim.

Ada Hal Penting Saat Melaksanakan Shalat 5 Waktu, Bukan Sekedar Ritual Rutin.

Pada tulisan ini kita akan melihat sisi lain shalat. Sebagai penyemangat kita mengerjakan salat, tidak sekedar menggugurkan kewajiban/ ritual rutin saja.

Sebelumnya saya ingin bertanya, pertama pada diri sendiri, selanjutnya pertanyaan yang sama silakan diajukan pada diri masing-masing, ” banyak dosakah kita?”.

Pasti khan!? merasa atau tidak, sadar atau tidak, kita sebagai manusia biasa, man (bahasa Inggris) berarti orang, nasia (bahasa Arab) berarti sering lupa/salah.

Nah, para sedulur…Salat lima waktu yang dikerjakan pada waktunya dengan khusuk, tuma’ninah, memenuhi syarat-syaratnya, rukun-rukunnya dan jauh dari mawani‘nya (hal-hal yang menjadi pencegah diterimanya shalat) disertai niat semata-mata karena-Allah menjadi PENGHAPUS DOSA-DOSA yang dilakukan diantara satu salat dengan salat berikutnya.

shalat sebagai penghapus dosa” Dirikanlah Shalat di dua penghujung siang dan sebagian dari waktu malam, sesungguhnya perbuatan-perbuatan baik itu akan menghilangkan perbuatan-perbuatan jelek. Yang demikian itu menjadi peringatan bagi orang-orang yang mau ingat.”QS. Hud : 114

Dari Abu Hurairah, sesungguhnya Nabi SAW bersabda, ” Shalat lima waktu,  shalat Jum’at sampai jum’at berikutnya, dan puasa Ramadhan sampai dengan puasa Ramadhan berikutnya, itu menghapus dosa-dosa yang ada diantaranya, jika seseorang menjauhkan diri dari dosa-dosa besar.”

Shalat 5 Waktu Penghapus Dosa

Dari Abi Said, sesungguhnya dia mendengar Rasulullah SAW bersabda, ” Shalat lima waktu itu penghapus bagi dosa-dosa diantaranya kemudian Rasulullah bersabda : apa pendapatmu jika ada seorang laki-laki bekerja, dan diantara rumahnya dan tempat bekerjanya ada lima buah sungai, ketika dia datang di tempat kerjanya maka dia bekerja di dalamnya sesuai kehendak Allah, maka mengenai kepadanya kotoran dan keringat, lantas tiap-tiap dia lewat di sebuah sungai dia mandi. Apakah yang demikian  itu akan menyisakan kotoran? Demikian juga shalat, tiap-tiap dia mengerjakan dosa, dia berdo’a, dan mohon ampun maka diampuni baginya dosa yang dilakukan sebelumnya.”

Perumpamaan shalat lima waktu, seolah2 ada sungai di dpn pintu kalian dan mandi lima kali

Dan di dalam hadits Bakr sesungguhnya dia mendengar Rasulullah SAW bersabda, ” Apa pendapat kalian seandainya ada sebuah sungai di depan pintu kalian dan salah satu dari kalian mandi di dalamnya tiap hari lima kali, apakah masih tertinggal sesuatu dari kotorannya?” Mereka menjawab, ” Tidak tertinggal sedikitpun dari kotorannya.” Beliau bersabda,” Demikianlah perumpamaan shalat lima waktu, Allah menghapus dosa-dosa dengannya.”

Wudhu dan shalat merontokkan dosa-dosaDari Abdullah bin Mas’ud r.a. dari Rasulullah SAW beliau bersabda: Akan diutus seorang pemanggil tiap-tiap datang waktu shalat agar berkata,” Wahai anak Adam berdirilah lantas padamkanlah apa-apa yang kalian nyalakan pada diri kalian.” Lantas mereka berdiri dan berwudlu maka rontoklah dosa-dosa mereka dari mata mereka, dan mereka shalat maka diampuni bagi mereka dosa-dosa yang ada diantara keduanya, kemudian mereka menyalakan diantara yang demikian. maka ketika ada pada shalat yang pertama dia memanggil,” Wahai anak Adam berdirilah lantas padamkanlah apa-apa yang kalian nyalakan pada diri kalian.” Maka mereka berdiri lantas mereka berwudlu dan shalat maka diampuni bagi mereka dosa-dosa yang ada diantara keduanya, lantas ketika datang shalat ashar maka seperti itu juga.  Lantas ketika datang shalat maghrib maka seperti itu juga, lantas ketika datang shalat ‘atamah maka seperti itu juga, lantas mereka tidur dan mereka telah diampuni dosa-dosanya, kemudian Rasulullah SAW bersabda : Maka ada orang yang berada di akhir malam dalam kebaikan dan ada yang berada di akhir malam dalam kejelekan. (HR. Thabrani dalam al Mu’jamu al kabir).

Shalat hakikatnya ialah MENSUCIKAN JIWA, Ma’rifatnya ialah BERSYUKUR PADA PENCIPTA YANG TELAH MEMBERIKAN BANYAK KENIKMATAN YANG TAK TERHINGGA.  Kita sadari dengan shalat, kita sedang bercakap-cakap dan menghadap Allah Sang Pencipta.

Pada penjelasan di atas dengan kita shalat lima waktu ibarat kita mandi lima kali sehari dan rontokkan kotoran dan keringat kita (dosa-dosa kita).

Akhirnya sebagai penutup,

” Sesungguhnya shalatku,  ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” (QS.6 A’raf : 162).

(***YI***)

Bantu Share Artikel ini Ya... 🙂

About DPW LDII Jawa Barat

Author dari jabar.ldii.or.id. Silahkan ikuti penjelasan LDII yang sebenarnya di website kami, sekaligus tabayyun dari kami.

View all posts by DPW LDII Jawa Barat →

4 Comments on “Melaksanakan Shalat 5 Waktu Bukan Sekedar Menggugurkan Kewajiban”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.