Marmut Enak Iwake, Wong Manut Enak Awake

g-force-movie

Marmut Enak Iwake, Wong Manut Enak Awake

Saudara-saudariku, poro sedulur, para saderek.. tahukah sejenis binatang yang namanya marmut (guinea pig/marmot)? kalau belum, bisa lihat penampakan mermyuuuut (dengan aksen sok Inggris) di bawah ya. Kebetulan, penulis memelihara marmut dan keluarga marmut ini sudah ada 8 ekor, lucu-lucu ya? Ada yang mau beli..? hehe…

Btw, Apa hubungan dengan poster G-Force di atas?Hehe buat pemantes aja karena kita sedang membahas Marmut Enak Iwake, Wong Manut Enak Awake… Pernah nonton film lucu tentang pasukan elit marmut yang tergabung dalam G-Force? Film dalam format 3 dimensi yang diproduksi oleh Disney bercerita tentang pasukan mata-mata militer atau agen rahasia penyusup marmut yang siap menggempur lawan dengan teknik pengintaian dan persenjataan. Ada lima marmut yang bertugas sebagai agen rahasia yang telah ditraining menjadi agen rahasia dan diberi peralatan handal untuk memantau, mengintai, dan menyusup mendapatkan tugas dari pemerintah, untuk mencegah seorang milyarder jahat yang ingin menguasai dunia dengan peralatan rumah tangga. New York Post menuliskan film G-Force sebagai bentuk motivasi yang cerdas dari sekawanan binatang untuk menyelamatkan dunia, dari upaya monopoli barang-barang atau peralatan rumah tangga.

Film ini merupakan film yang lucu dan benar-benar menghibur bahkan pengisi suaranya saja diisi oleh pemain-pemain beken, diantaranya Nicolas Cage, Penelope Cruz, Will Arnett, Bill Nighy, Steve Buscemi, Sam Rockwell, dan Jon Favreau. Sang produser Jerry Bruckheimer adalah produser film yang dikenal dengan film-film yang mempertontonkan kekuatan senjata dan militer AS.

Sisi menarik lainnya para marmut yang bertugas memiliki ras yang berbeda. Ada yang kulit putih, kulit hitam, dan hispanik. Semua ras itu mewakili keberadaan ras di AS. Menandakan komunitas marmut itu memang beraneka ragam jenis dan asalnya.

Nah, kita sebagai para “marmut”, hehe maksudnya para “wong manut” ada pepatah jawa mengatakan “wong manut/orang yang patuh /penurut/gampang diatur” di dalam menghamba dan menetapi ibadah kepada Allah SWT dalam koridor diniati Karena-Allah bukan berarti lucu seperti sekawanan marmut dalam film G-Force di atas, namun dengan menjadi orang manut menetapi dalil “almu’minu kaljamalil anif haitsuma qiida, ingqoda” (orang beriman itu seperti unta yang di keluh/diberi tali kendali, kemana ditarik ia akan manut/ngikut (patuh dan gampang di atur) insyaAllah akan betul-betul merasakan kenikmatan dalam beribadah, merasa longgar dan ringan, wis manut wae, insyaAllah awake dadhos penak…kalau dalam versi bahasa sunda “raos janten jalmi nu nurut mah kumaha diaturna we ku Gusti Alloh sareng RasulNa, teu riweuh, hate janten bangbrang, nikmaaat karaosna”, paling tidak dengan manut yang diniati Niat Karena-Allah (walaupun hatinya merasa kariha / berat/ membencikan) namun dengan berharap Ridho Alloh SWT, abot-enteng lakonono! (berat-ringan lakukanlah!). Memang dalam beribadah kepada-Nya kadang kita dalam kondisi senang, gembira dll, namun kadang juga dalam kondisi sedang galau, gundah gulana, sedih dsb, dalam kondisi apapun tentu kita akan berusaha manut terhadap garis-garis Alloh-Rasul dan Amrin jaami’in yang telah menjadi hasil musyawaroh dan kesepakatan, terhadap lapangan amal sholih baik dengan diri dan harta kita, ya kita manut saja sakpol kemampuan kita.  Terhadap Larangan Allah-Rasul kita manut saja menjauhinya. Ingat Balasan Ridho Alloh, Pahala dan Surga Alloh sudah menanti…Marmut Enak Iwake, Wong Manut Enak Awake..

About DPW LDII Jawa Barat

Author dari jabar.ldii.or.id. Silahkan ikuti penjelasan LDII yang sebenarnya di website kami, sekaligus tabayyun dari kami.

View all posts by DPW LDII Jawa Barat →

One Comment on “Marmut Enak Iwake, Wong Manut Enak Awake”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.