FAQ (Frequently Asked Question)

Pertanyaan Yang Sering Diajukan Tentang LDII

FAQ about LDII

Raison d’être LDII (Alasan Keberadaan LDII)

A. TUJUAN DIDIRIKAN:  PENDIDIKAN KEAGAMAAN & PENDIDIKAN/PARTISIPASI KEMASYARAKATAN.

    PENDIRI:

1.       DRS. NURHASJIM;

2.       EDDY MASIADI;

3.       BAHRONI HARTANTO

4.       SOETOJO WIRJOATMODJO;

5.       WIJONO.

C.  BERNAMA:  JAJASAN LEMBAGA  KARYAWAN ISLAM, (JAJASAN LEMKARI) didirikan 1 Djanuari 1972 berpusat di Kotamadya Kediri

D. DASAR HUKUM PENDIRIAN : AKTA NOTARIS MUDIJOMO TANGGAL 3 DJANUARI 1972 TENTANG PENDIRIAN JAJASAN LEMBAGA KARYAWAN ISLAM “LEMKARI”.

Lebih lanjut Pertanyaan yang sering diajukan tentang LDII, silakan kunjungi/ klik tautan berikut :

FAQ About LDII

INFORMASI TERBARU TENTANG EKSISTENSI/KEBERADAAN LDII 2013

Bagaimana Sikap MUI Pusat terhadap LDII? Apakah LDII Termasuk Aliran Sesat? “Mengapa LDII Begitu Yakin Bukan ALiran Sesat” Fakta tak terungkap tentang KH. Nurhasan Al-Ubaidah yang selama ini dihujat Mengapa Celana Pria Warga LDII Ngatung/ Cingkrang Video Deskripsi Pertanyaan Yang Sering Muncul tentang LDII  berisi : 1. Tentang Keberadaan LDII (Tujuan LDII didirikan, Siapa saja pendiri & pengurus pertama LDII, Kapan berdiri, Dasar Hukum LDII) Dijelaskan pula LDII berasaskan Pancasila & UUD 1945 2. Siapa saja Anggota LDII berdasarakan AD/ART Pasal 14 (siapa yang disebut anggota dan siapa yang disebut warga, pemberhentian keanggotaan) 3. Apa dasar hukum perubahan dari Lemkari ke LDII 4. Legalitas LDII :  Apa Bukti LDII sebagai Ormas berdasarkan UU No.8 tahun 1985, LDII sudah memenuhi syarat SKT/Surat Keterangan Terdaftar di Kementrian Dalam negeri, Akta Pendirian, NPWP/Nomor Pokok Wajib Pajak, Surat Rekomenasi Kemendagri, LDII sudah berbadan Hukum berdasarkan keputusan mentri Hukum dan HAM. 5. Sikap MUI Pusat terhadap LDII 6. Klarifikasi LDII  secara nasional bisa diterima. 7. Apakah LDII termasuk aliran sesat. 8. bagaimana tindak lanjut klarifikasi LDII 9. Apakah buku-buku yang menuduh LDII Sesat, masih dapat dijadikan referensi/rujukan oleh peneliti, pengarang buku dan penceramah? 10. apakah LDII selalu menggunakan cara penyelesaian secara hukum  terhadap orang-orang yang mendiskreditkan LDII? 11. Dari mana sumber dana LDII?

Bantu Share Artikel ini Ya... 🙂

4 Comments

  • m.zakaria says:

    assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.

    mohon maaf bapak/ibu sekiranya saya disini kurang sopan.saya warga ldii bekasi timur pak,saya mau melaporkan,saya sangat terganggu dg acara tvone malam ini debat politik yg mengundang tokoh agama ,ulama dan juga para normal ki joko bodo,td secara tdk langsung saya hanya melihat sekilas acara tv trsebut,dan acara trsebut seolah2 menjelekkan ldii scra tdk langsung,mohon maaf skali lagi bpk pengurus,apakah ada dr kita yang menonton acara trsbut,saya khawatir image nya ke kita apa lagi ki joko bodo berbicara d depan ulama2 mui dll.sekian bpk…saya gk bisa diam mndngar hal jelek ttg ldii ini pak,salah satu alasan saya utk menulis d website ini pak..atas perhatian bapak saya ucapkan alhamdulillah jaza kumullohu khoira

    • wa alaikumussalam warohmatullohi wabarokatuh,

      ajzkh atas infonya…sebagai perhatian bagi yang bertalian bahwa email dari kang M. Zakaria mewakili suara warga LDII yang lain…by the way,kalau benar demikian, ini membuktikan bahwa syiar dakwah LDII kepada semua golongan…Semoga Allah senantiasa memberikan pertolongan dan aslbb..aamiin

    • Setelah kami cermati isi video tersebut, saat ki joko bodo terdesak dengan pertanyaan, ia mengaku orang LDII..”saya ini LDII”.

      Padahal LDII tidak mengajarkan ajaran berbau klenik dan perdukunan, lho. Bagaimana tidak, warga LDII sudah mengkaji jangankan percaya ucapan dukun, baru melangkahkan kakinya ke dukun saja sudah tidak diterima sholatnya 40 hari. Warga LDII selalu dinasehati agar memurnikan agama tidak dicampuri syirik, bidah, khurofat, tahayyul, jin-jinan, dilarang percaya burung-burungan (percaya kalau ada burung ini akan ada ini, dst), ramal meramal, gugon tuhon, dukun bade (dukun tebak), ramalan bintang, percaya dengan kekuatan jimat, keris, kol buntet, merah delima, dsb. NB: Segala sesuatu yang tidak menyandarkan pada kekuatan Alloh SWT dikategorikan syirik/mempersekutukan Alloh SWT.

      Memang menurut informasi, ki joko bodo sewaktu masih SMP di Yogyakarta pernah menjadi santri LDII dan ikut mengaji sampai SMA. Lha setelah itu apa masih mengaji apa tidak wallahu a’lam.

      Akhirnya, masyarakat sendirilah yang menilainya. InsyaAllah masyarakat kita sudah pintar.

  • Grosir Fashion says:

    Menanggapi jawaban di atas, kita tahu bahwa hidayah hanya diberikan kepada orang-orang yang dicintai oleh Allah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eXTReMe Tracker