LDII Jabar| Lembaga Dakwah Islam Indonesia Jawa Barat

DPP LDII Bertemu Presiden Jokowi Sodorkan 5 Pilar Revolusi Mental

Ketum DPP LDII Abdullah Syam diwawancara pasca bertemu Presiden Jokowi

Ketum DPP LDII Prof.Dr.Ir. KH.Abdullah Syam, M.Sc didampingi Pengurus DPP LDII diwawancara pasca bertemu Presiden Jokowi

JABAR.LDII.OR.ID – “Kami menolak hal-hal yang bertentangan dengan Pancasila. Radikalisme merupakan kontra Islam yang damai, sekaligus bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Islam itu rahmatan lil alamin,” tegas Prof. KH.Abdulllah Syam, M.Sc Ketua Umum LDII didampingi jajaran pengurus DPP LDII di Istana Merdeka, Jakarta, hari ini, Jumat (5/2/2016).

Abdullah Syam yang juga anggota Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu mengatakan, pertemuan dengan Presiden juga menyinggung upaya penanganan radikalisme di Indonesia. Abdullah menegaskan, LDII menolak paham radikalisme, aksi terorisme, dan penyalahgunaan narkoba.

DPP LDII dalam upaya melakukan deradikalisasi bekerja sama dengan TNI dan Polri menggelar pelatihan bela negara, pelatihan Dai Kamtibmas, dan sarasehan wawasan kebangsaan yang digelar di berbagai daerah seperti di Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Barat, Lampung dan berbagai daerah lain.

Selain itu menurut Abdullah Syam, LDII bekerja sama dengan PBNU menggelar pelatihan juru dakwah, untuk dakwah yang damai dan jauh dari kekerasan dan radikalisme. Menurut Abdullah Syam, bangsa Indonesia harus merawat kemajemukan sebagai modal bangsa membangun peradaban. Perbedaan itu harus diramu agar menjadi kekuatan bangsa.

Dalam pertemuan tersebut, LDII juga memaparkan program 5 pilar revolusi mental di kalangan birokrasi, keluarga, masyarakat luas yang sejalan dengan nilai-nilai revolusi mental yang digagas Jokowi.

Selain itu, Ketum LDII melaporkan berbagai kegiatan, baik keagamaan maupun sosial yang selama ini dilakukan di berbagai daerah dalam rangka membangun insan yang secara pribadi memiliki kejujuran, sifat amanah, kerja keras dengan pola hidup hemat, sederhana, memiliki akhlaqul karimah, memiliki ilmu, keterampilan. Kemudian secara sosial dia bisa membangun teamwork yang rukun, kompak,” jelasnya.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang ikut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut, menuturkan bahwa LDII bertujuan baik untuk bertemu Presiden. Ia menilai, semua kontroversi tentang LDII saat ini sudah tidak terjadi.

Berita terkait :

http://www.pikiran-rakyat.com/nasional/2016/02/05/359813/bertemu-presiden-ldii-tegaskan-tolak-radikalisme

http://news.detik.com/berita/3135739/jokowi-gelar-pertemuan-dengan-pengurus-ldii-di-istana-merdeka

http://jateng.tribunnews.com/2016/02/05/presiden-jokowi-terima-ldii-di-istana

http://sumsel.tribunnews.com/2016/02/05/ini-yang-dibahas-jokowi-dan-pimpinan-ldii-saat-bertemu

http://nasional.kompas.com/read/2016/02/05/12415041/Bertemu.Jokowi.dan.Pimpinan.LDII.Bahas.Radikalisme

http://news.liputan6.com/read/2429472/jokowi-terima-pengurus-ldii-di-istana

http://beritalamongan.com/read/2016/02/05/7448/jokowi-dan-pimpinan-ldii-bahas-radikalisme-di-istana-negara/

 

 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Bantu Share Artikel ini Ya... 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eXTReMe Tracker