Nggak Perlu Takut, LDII Tidak Sesat kok…

Promosi Gratis untuk LDII berupa berita Tuduhan keji & fitnah yang menuduh LDII Sesat - kesesatan LDII di mesin pencari google.com
Advertisements

Sebelum kami lanjutkan artikel ini, mohon difahami bahwa tulisan ini dimaksudkan dalam konteks Pembinaan dan pemantapan intern warga dan simpatisan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Diharapkan juga sebagai tabayyun dan hak jawab atas berita miring di berbagai media khususnya di dunia maya/internet yang mengatakan bahwa LDII adalah “aliran sesat”.

Tuduhan LDII Sesat/Kesesatan LDII merupakan tuduhan keji salah alamat dari segelintir pihak yang tidak senang kepada LDII.  Coba saja Anda ketikkan kata : LDII di mesin pencari Anda di google.com, google.co.id, yahoo.com, bing.com, dll maka anda akan jumpai judul (baca: promosi gratis buat LDII) sebagai berikut: Bukti-bukti Kesesatan Jamaah LDII, Ketua MUI Beberkan Artis-artis yang masuk Aliran Sesat LDII, Kumpulan Berita u Kanal LDII, dll.  (Lihat screenshoot di bawah).

Promosi Gratis untuk LDII Tuduhan keji & fitnah yang menuduh LDII Sesat - kesesatan LDII di mesin pencari google.com
Promosi Gratis Buat LDII

Mereka niat banget ya padahal notabene mereka adalah saudara kita sebangsa setanah air lho dan aneh nya lagi mereka adalah sesama muslim/orang Islam yang sudah sama-sama tahu bagaimana hukumnya menuduh orang lain dan bagaimana bila ternyata tuduhan tersebut tidak benar maka tuduhan tersebut akan kembali kepadanya?? hehe…geli ya!

But, anyway…sebenarnya kami berterima kasih kepada mereka yang telah memberitakan LDII walaupun isinya berupa berita miring, fitnahan dan tuduhan keji, justru ternyata malah menjadi media promosi gratis buat LDII baik di media offline maupun di media online.

Makin difitnah, makin dicemarkan nama baiknya, dituduh macem-macem, eeeh malah bikin orang penasaran dan malah ikut ngaji di LDII dan berbalik mendukung LDII malah betah di LDII karena setelah mengikuti kegiatannya jadi mengerti apa dan bagaimana sebenarnya LDII dan kenyataannya tidak seperti yang diceritakan dalam pemberitaan miring selama ini, misalnya LDII diisyukan suka tukar menukar pasangan, LDII diisyukan mengepel bekas sholat selain warga LDII, LDII diisyukan kalau salaman di cuci lagi tangannya, LDII difitnah akan membunuh orang yang keluar dari LDII, dan lain-lain isyu-isyu menyesatkan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Padahal kenyataannya tidak khan?

Dengan pemberitaan tersebut, LDII malah makin tumbuh subur dan berkembang dimana-mana. Memang ada yang menyatakan keluar dari LDII namun cuma segelintir orang kok alias tidak banyak, tapi gantinya yang masuk jadi warga dan simpatisan ikut mengaji/mengikuti kegiatan di LDII justru gemruduk berlipat ganda…asli lho! serius! baca juga : The Real Testimony, Apa kata mereka yang betah di LDII.

Alloh Memastikan Barang siapa yang berpegang teguh pada Kitabillah Wasunnati Nabiyyihi, PASTI TIDAK AKAN SESAT!

Agar dalam beribadah bisa betul-betul mantap dan tidak ngambang, kita tentu perlu sebuah Keyakinan. Keyakinan bahwa yang kita amalkan dalam beribadah saat ini sudah sesuai dengan tuntunan Alloh SWT dan Rasul-Nya yang akan membawa kita masuk surga Alloh SWT dan selamat dari neraka Alloh SWT.  Nah, keyakinan ini pun tentunya bukan “asal yakin”, bukan keras-kerasan/banter-banteran bicara karena baru makan, apalagi kalau keyakinannya karena taklid buta/ fanatik buta. Harus ada dasar hukum dan acuan/ tolak ukur bahwa yang kita tetapi/jalani sudah on the track / on the rule of Allah & Rasul, bukan atas dasar ro’yu/pemikiran/selera kita, bukan pula kata ucapan kyai anu, ulama anu, pejabat anu, dll.  Bagi umat Islam tentunya pedoman tersebut adalah Al-Quran dan Al-Hadits. 

Jadi darimana kita tahu bahwa kita sudah di rel/jalur yang benar? It’s easy right! tentu tinggal buka, gali, pelajari dan kaji pedoman kita Kitabillah dan Sunnati Nabiyyihi. Jadi tidak benar statement bahwa LDII sok suci, merasa yang paling benar sendiri, seolah-olah surga miliknya sendiri, emangnya surga punya mbahnya, dsb.. dst.

Anda sepakat khan bahwa AlQuran dan Al-Hadits khan pedoman ibadah kita. Semua ritual ibadah (perintah Allah & Rasul, Larangan Allah & Rasul, Cerita yang harus kita percayai dari Allah & Rasul) sudah di atur kok disitu, tinggal nyocokkan saja. Mau Bab apa saja ada, sampai bab cara beretika pun ada, cara berpakaian muslim laki-laki yang tidak boleh menutupi matakaki/melembrehkan pakaian bawahnya dan bagaimana wajibnya berkerudung bagi muslimah, sampai cara memakai alas kaki pun ada dijelaskan. sudah lengkap bro &  Sis! tinggal cari guru dan dikaji saja.

Nah, bagaimana kita bisa tahu isi Al-Quran dan Al-Hadits kalau kita tidak membuka, membaca, mengkaji, menggali dan mempelajarinya??? Jangan-jangan Quran juga jarang dibuka, hadits sampulnya saja juga belum tahu bagaimana tampangnya Hadits Shahih Bukhory, Sahih Muslim, Sunan Nasai, Sunan Tirmidzi, Sunan Ibnu Majah,  Sunan Abu Daud, dsb?.

Jangankan isinya, megang aja belum pernah, malah yang gimana buku hadis juga nggak ngerti. Ehh, udah gitu menyesat-nyesatkan dan menyalah-nyalahkan orang yang mempelajari dan mengamalkan isi AlQuran dan AlHadits..pan lieur ya?hehe…

Nah, Alloh SWT (yang memiliki dunia seisinya, yang membuat dan menentukan penghuni Surga-Neraka dan yang membuat Semua Aturan/Rule, yang mengatur segala ihwalnya di langit, bumi, di segala alam), Alloh sudah menjamin lewat Sabda RasulNya bahwa selama kita berpegang teguh pada dua perkara (Kitabillah wasunnati Nabiyyihi) dipastikan TIDAK AKAN SESAT. Masa kita nggak percaya sih??? Jadi bukan dalil/pemikiran LDII lho ya, tapi dalil dari ALLOH dan Rasul-Nya. Masa nggak percaya???

تَرَكْتُ فِيْكُمْ أَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّوْا مَا تَمَسَّكْتُمْ بِـهِمَا كِتَابِ اللهِ وَسُنَّةِ نَبِيِّهِ  رواه مالك

Telah aku (Nabi Muhammad SAW) tinggalkan dua perkara di kalangan kalian. Kalian tidak akan SESAT, selama berpegang teguh pada kedua perkara tersebut. Dua perkara tersebut yakni Kitabillah (Al Quran) dan sunnah Nabi-Nya (Al Hadis)”.

Alloh lah yang membuat alam semesta beserta isi dan skenarionya, termasuk Alloh menciptakan surga dan neraka, maka Alloh pula lah yang menentukan aturan-aturan agar bisa menjadi penghuni surganya. Alloh yang menciptakan Nabi Adam, mengusirnya ke dunia, kemudian membuat aturan agar Nabi Adam dan keturunannya kembali masuk surga.

Ibarat kita sedang menuju sebuah tujuan perjalanan, misalnya mau ke Jawa Timur dari Bandung naik kereta. Jawa Timur adalah “tujuan perjalanan” dan “kereta” adalah “transportasi yang digunakan untuk menuju tujuan”. Nah, tentunya untuk mencapai tujuan Jawa Timur maka kereta tersebut harus di rel yang benar (on the track) yang menuju Jawa Timur.  Di dalam kereta, kita akan terikat aturan-aturan agar tidak diturunkan di tengah jalan diantaranya kita harus punya tiket resmi, kita juga harus tunduk aturan di dalam kereta tidak boleh semaunya.

Apalagi urusan agama yang taruhannya surga atau neraka. Tentu ada alat transportasinya dan di jalur/rel yang sesuai tuntunan Allah dan Rasul-Nya dan kita tunduk pada aturan-aturan agama, supaya kita bisa sampai ke tujuan yakni Surga Alloh SWT dan selamat dari Neraka Alloh SWT. Dulu, awal Islam masuk ke jazirah Arab, cukup dengan membaca kalimah syahadat, sudah dijamin masuk surga. Namun, setelah itu Rasul mendapat wahyu untuk menyampaikan aturan-aturan yang harus ditaati tidak cukup membaca syahadat saja tapi ya harus shalat, puasa, zakat dan haji bagi yang mampu dan lain-lain aturan yang termaktub dalam AlQuran dan AlHadits.

Masih ingatkah anda, dulu zaman para pemuda yang dibuat tidur oleh Allah selama ratusan tahun yang dikenal dengan cerita Ashabul Kahfi, mereka memelihara anjing dan tentu diperbolehkan bahkan binatang yang masuk surga salah satunya adalah anjingnya para pemuda ashabul Kahfi tersebut. Namun, pada zaman Nabi Muhammad SAW aturan memelihara anjing hanya boleh untuk berburu dan menjaga ternak/tanaman, selain itu Nabi melarangnya bahkan bagi pemeliharanya setiap hari dikurangi pahalanya sebesar satu qiroth (satu gunung uhud). Contoh lagi dulu sholat masih bisa sambil ngobrol dll namun kemudian Nabi melarangnya, dan masih banyak lagi contoh lainnya bahwa tiap Rasul aturan mainnya berbeda dan dilanjutkan dan disempurnakan oleh Rasul berikutnya.

Baiklah mari kita deres lagi, kita bongkar “daleman“nya LDII ( baca: “Mengapa LDII Begitu Yakin Bukan ALiran Sesat” ) :

1.  Pertama LDII adalah ISLAM yang berpedoman kepada AlQuran dan AlHadits yang menjalankan syariat agama Islam ini dengan menetapi, melaksanakan/mempraktekkan RUKUN ISLAM yang lima (5) perkara yaitu : Syahadat, Shalat, Zakat, Puasa dan Menunaikan Haji bagi yang Mampu.  Coba perhatikan dan dengarkan syahadatnya LDII sama dengan kaum Muslim pada umumnya “Asyhadu alla ilaaha illalloh wa asyhadu anna Muhammadan Abduhu warosuluh”. Shalatnya warga LDII menghadap ke qiblat, zakatnya sama sesuai aturan Quran-Hadits, puasanya sama baik puasa wajib di bulan ramadhan (bahkan sesuai dengan sidang isbat pemerintah RI), puasa sunnah (puasa senin-kamis, puasa Nabi Dawud, dll) sama dengan anda, ibadah hajinya ke Baitullah sama dengan anda..lha terus apanya yang aneh dengan LDII ya sehingga dikatakan aliran sesat, khan kita sama??.

Maaf, penjelasan berikut dalam konteks pembinaan intern dan tabayyun kepada sesama orang Islam/Muslim yang sering membuat berita miring dan mengatakan sesat terhadap LDII. Adapun ada non Muslim/pemeluk agama lain yang membaca tulisan kami, kami menghormati (tasamuh) dan menghargai keyakinan Agama/keyakinan/kepercayaan Anda, silakan apa yang Anda yakini diamalkan dan ditetapi sesuai agama dan kepercayaannya). Kami juga merupakan anggota Forum Kerukunan antar Umat Beragama (FKUB).

Penjelasan di bawah menunjukkan bahwa LDII adalah ISLAM menetapi dalil :

19 إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَام …  … سورة آل عمران

Sesungguhnya agama di sisi Allah adalah Islam [Surah Ali Imron ayat 19]

…الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا… سورة المائدة 3

…pada hari ini telah Aku (Allah) sempurnakan agama (Islam) bagi kalian, dan telah aku sempurnakan nikmat-Ku untuk kalian dan aku ridho Islam sebagai agama kalian …[Surah al-Maidah ayat 3]

وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ* سورة آل عمران85

Dan barang siapa yang memilih selain Islam sebagai agama, maka tidak akan diterima darinya, dan di akhirat nanti ia tergolong orang-orang yang rugi [Surah Ali Imron ayat 85]

2. LDII mengimani RUKUN IMAN yang enam (6) perkara yaitu:

(1) Beriman kepada ALLAH SWT

(2) Beriman kepada Malaikat-malaikat

(3) Beriman kepada Kitab-kitab

(4) Beriman kepada Rasul-rasul

(5) Beriman kepada Hari Kiamat

(6) Beriman kepada Qada dan Qadar .

LDII Bersaksi sepenuh hati, jiwa dan raga bahwa tiada tuhan selain Alloh SWT, bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan dan Rasul Alloh terakhir yang diutus di muka bumi ini (LDII mengimani pula Rasul-rasul lain sebelum Nabi Muhammad SAW), juga mengimani/mempercayai Malaikat-malaikatnya Alloh,  mengimani akan terjadinya hari akhir/hari pembalasan/hari kiamat, mengimani Qada dan Qadar yang telah Allah tulis di louhil mahfudz, serta mengimani dan hanya berpedoman kepada Kitabillah Al-Quranul Karim dan Sunnah Rasulullah SAW dalam Al-Hadits.

مَنْ قَالَ رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِالإِسْلاَمِ دِينًا وَبِمُحَمَّد رَسُولاً وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّة

Barang siapa yang berkata aku ridho Allah sebagai Tuhanku, Islam agamaku, Muhammad utusanku maka ia akan dimasukkan ke surga. (Sunan Abi Dawud 1529).

Tengok pedoman dan praktek ibadahnya warga LDII, mereka hanya berpedoman pada Kitab Suci AlQuran dan sunnah Rasulullah SAW (sabda/ucapan, kelakuan & cerita Rasulullah SAW) dalam Al-Hadits,  kemudian warga LDII berusaha konsekwen memahami, mendalami dan mempraktekkan terhadap apa yang dipelajarinya.  Lha kemudian dikatakan sesat. Jadi yang gimana donk yang tidak sesat, sementara yang sudah mempercayai rukun iman dan sudah berpedoman pada Al-Quran dan Al-Hadits, di anggap sesat?? Apa yang mengamalkan buku karangan dan asal comot ilmu tanpa jelas rujukannya?

Jangan karena masalah ada perbedaan dalam praktek ibadah/furuiyyah, kemudian di cap sesat! Mungkin saja perbedaan tersebut karena ketidaktahuan saja, sebagai contoh : bukankah praktek takbiratul ihram itu banyak macamnya, namun sebenarnya semuanya dicontohkan oleh Rasulullah SAW : ada “Allohuakbar kabiiro..dst, Inni Wajjahtu wajhiya lilladzi fathorossamaawaati wal ardli..dst, Allohumma ba’id baini…dst, juga praktek mengangkat kedua tangan dicontohkan Rasulullah SAW ada yang lurus pundak ada yang lurus dua telinga.. jadi mungkin karena ketidaktahuan saja (ada yang sudah mengkajinya, ada yang belum kesampaian ilmunya) sehingga ada perbedaan. Contoh juga mengenai bab bacaan Quran : ada bacaan hafs, ada bacaan Warosy, ada bacaan Ibnu katsir, dsb (ada 21 jenis cara membaca AlQuran), semuanya ok dibenarkan oleh Rasulullah. Masih ingat khan saat Pak umar Bin khotob mengadukan salah satu sahabat Rasul yang kedapatan cara membaca yang tidak umum yang biasanya dibaca orang-orang. Saat dihadapkan di depan Rasulullah dan masing-masing disuruh baca, akhirnya dihukumi oleh Rasulullah keduanya bacaannya benar karena memang ada 21 jenis bacaan cara membaca AlQuran. Bagi yang belum tahu, yaa merasa aneh, asing.

3. Niat warga LDII semata-mata Niat Karena-Alloh (Ingin Masuk Surga, Selamat/terhindar dari Neraka Alloh) dan Semata-mata urusan Ibadah kepada Alloh SWT. Tidak ada niat-niat lain selain ingin mendapat Ridho Alloh, pertolongan Alloh dan dimasukkan Surga Alloh. Tidak ada niat politik, ekonomi, sosbud, hankam dll apalagi niat makar terhadap negara/mendirikan negara Islam yang merupakan tujuan sempit keduniawian. Visi Misi LDII jauh ke depan yaitu ingin Berhasil Masuk Surga dan Selamat dari Neraka Alloh.  Ibadah lancar.  

4. Warga LDII selalu dinasehati agar berbudi luhur baik sebagai pribadi maupun bagian dari masyarakat, berbangsa dan bernegara serta Menjunjung Tinggi Ukhuwah Islamiyah, ukhuwah Wathoniyah, Ukhuwah Basyariyah. Nah ini yang selalu diamanatkan kepada segenap warga LDII, namun mengingat padatnya kegiatan warga LDII sehingga kadang-kadang lupa bersosialisasi dengan masyarakat sekitar sehingga sering terjadi kecemburuan sosial dan friksi/gesekan dengan masyarakat sekitar misal karena masalah parkir, masyarakat ada yang terusik dsb. Untuk hal ini, kami terus memberikan pembinaan kepada warga LDII agar berbuat baik, sopan santun, unggah ungguh, papan-empan-adepan.

Mohon pembaca berkenan membaca tulisan program kerukunan di LDII  di sini dan di sini , silakan klik!

Warga LDII juga senantiasa diberi pengarahan dan pembinaan agar bisa saling menghormati (tasamuh) & saling memahami (tafahum) baik antar maupun inter umat beragama. Bila LDII ditanya tentang praktek melafalkan niat dalam sholat, kami memang tidak mengamalkannya, tapi kami menghargai dan menghormati bagi yang mengamalkannya.

Jadi tidak benar LDII mengajarkan untuk mengkafir-kafirkan orang lain yang bukan golongannya. Namun, namanya orang banyak kadang terjadi perbedaan pemahaman. Nah, untuk orang tersebut mari kita bina sama-sama. Mengkafir-kafirkan dan menajiskan orang lain yang bukan golongannya seperti yang diisyukan kepada LDII, itu bukanlah doktrin LDII.

أَيُّمَا امْرِئٍ قَالَ لأَخِيهِ يَا كَافِرُ فَقَدْ بَاءَ بِهَا أَحَدُهُمَا إِنْ كَانَ كَمَا قَالَ وَإِلاَّ رَجَعَتْ عَلَيْهِ

Siapa saja yang berkata kepada saudaranya (yang Muslim), “Hai kafir,” maka sungguh tuduhan itu berlaku kepada salah seorang dari keduanya, jika memang tuduhan itu benar; jika tidak, tuduhan itu kembali ke pihak penuduh.

(HR. al-Bukhari, Muslim dan Ahmad).

5. LDII sudah diuji dan LULUS! Ibarat emas, LDII sudah ditest/ “di leler“,  bolak-balik diterpa ujian baik berupa cercaan, fitnahan, gunjingan, dll dan Alhamdulillah berkat nashrumminalloh (pertolongan Alloh) sampai detik ini berjalan lancar, makin berkembang, berbuah dan berbarokah, insyaAllah ila qurbi yaumil qiyamah.

Sehingga muncul jargon : ” Ribuan Rintangan, Jutaan Pertolongan, Milyaran Keberhasilan, Surga Menunggu”. Mohon jargon di atas jangan di salah tafsirkan. Bukan merasa pol dan benar sendiri. Hanya penyemangat saja dan bukankah kita dalam ibadah harus YAKIN.  Kalau ibadah nggak yakin khan jadi  tidak semangat ! 

Lha kemudian kenapa LDII terus difitnah sesat, dirintangi, digegeri dsb. Sebenarnya sederhana saja, MEMANG SUDAH DALILNYA/PEMBAWAANNYA ! Sebaik apapun dan sebudi luhur apapun, tetap dalil tidak mansukh. Nabi Muhammad SAW kurang baik bagaimana, malah gelarnya adalah “Al Amin” alias Orang Yang Terpecaya. Tapi begitu di utus jadi Nabi, kok tetap dirintangi ya? ya itu tadi, dalil jalan terus dan harus mencocoki dalil.

Mari kita khidmati ucapan Bukhaira Sang Ulama Yahudi-Nasrani di dalam Hadits Shahih Bukhory :

” Lam ya’thi rojulun qottu bimitslima ji’ta illa uudiya”

Tidak datang dikalangan kalian seorang laki-laki yang membawa (risalah kebenaran) seperti yang dibawa oleh engkau (Nabi Muhammad) kecuali akan digegeri/dirintangi.

Dalam Surah AlBaqarah :

“Am hasibtum antadkhulul jannah walamma ya’tikum matsalulladziina kholau min qablikum, mattsathumul ba’tsa, wadhorro, wajulzilu, hatta yaquulaarasuulu wallaziina aamanu ma’ahu : ‘mataa nashrulloh’, alaa inna nashrolloohi qoriibb” artinya: “janganlah kalian menyangka/mengira akan masuk surga, bilamana belum merasakan cobaan orang-orang sebelum kalian, yaitu mereka tertimpa bahaya, kemelaratan (kekurangan diri dan harta) dan digonjang-ganjingkan (digegeri, dimusuhi, difinah, dirintangi), sampai-sampai saking beratnya cobaan maka Rasul dan orang-orang beriman yang besertanya sambat “kapankah pertolongan Alloh akan datang”?. Alloh menjawab : ingatlah bahwa pertolongan Alloh itu dekat.

KALAU LDII SESAT, TENTU LDII TIDAK AKAN EKSIS HINGGA SAAT INI .

Itu sudah merupakan bukti kuat bahwa Allah meridhoi sehingga memberikan PERTOLONGAN-NYA.

Kalau tanpa pertolongan Allah, da LDII teh siapa atuh? Tiada daya dan upaya kecuali milik Allah SWT.

Akhirnya, Bukan LDII nya yang Sesat tapi Info yang berkembang yang justru Menyesatkan.

InsyaAllah saat ini sudah banyak pembaca yang cerdas dan tidak mudah termakan isyu menyesatkan yang dihembuskan dari orang-orang yang tidak memiliki wawasan kebangsaan dan ingin memecah belah umat Islam merobek ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathoniyah dan ukhuwah basyariyah (kerukunan/persaudaraan sebagai sesama muslim, sebagai sesama anak bangsa dan sebagai sesama umat manusia.

Justifikasi sesat itu harus dilakukan melalui proses pembuktian (bayyinah). Jika sudah terbukti sesat dengan bukti-bukti yang meyakinkan, maka harus dikatakan sesat. Kemudian penganutnya didakwahi agar bertobat dan kembali pada yang haq, yaitu Islam. Wallâhu a’lam bi ash-shawâb.

Fuih, panjang banget ya tulisan ini, mudah-mudahan Alloh SWT memberi kita kefahaman, manfaat dan barokah serta senantiasa memberi ridha-Nya..aamiin.

Kesempurnaan hanya milik Alloh SWT. Mohon maaf bila ada kalimat yang kurang berkenan dan kesalahan karena keterbatasan penulis. 

Sekian, bila ada tambahan dan masukan positif tentang LDII dari pembaca silakan tuliskan di kolom komentar.

Source:  

Mengapa LDII begitu yakin bukan aliran sesat

Apakah LDII termasuk aliran sesat

LDII Bukan Aliran Sesat

Sesat dan Asing adalah dua kata yang berbeda

Cuplikan Dalil-dali dari Al Quran dan Al Hadits

Islam bermula asing dan akan kembali asing

INFORMASI TERBARU TENTANG EKSISTENSI/KEBERADAAN LDII 2013

Bantu Share Artikel ini Ya... 🙂

About DPW LDII Jawa Barat

Author dari jabar.ldii.or.id. Silahkan ikuti penjelasan LDII yang sebenarnya di website kami, sekaligus tabayyun dari kami.

View all posts by DPW LDII Jawa Barat →

9 Comments on “Nggak Perlu Takut, LDII Tidak Sesat kok…”

  1. Jika anda benar-benar berpegang teguh dgn Al-Qur’an dan Hadist. Seharusnya anda hilangin label LDII. Bergolongan hanya akan mengikis ketauhidan kita.

    1. Syukron ya akhi sudah mampir di situs kami dan kasih komentar…

      Jujur sebenarnya kami juga inginnya tanpa label-label, Islam ya Islam, seperti termaktub dalam Surah Ali Imron 19
      إِنَّ الدِّيْنَ عِنْدَ اللهِ الإِسْلاَمِ
      dan di QS Ali Imron 85,
      وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ )آل عمران : ٨٥)
      Di kedua ayat tersebut tidak disebutkan Islam golongan apa, wadahnya apa.

      Namun bagaimanapun kita sebagai bagian dari rakyat Indonesia tentu harus menjadi warga negara yang baik dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Aturan di negara kita : orang kumpul-kumpul lebih dari 2 orang kalau tidak ada wadahnya tentu dianggap ilegal/liar dan tidak bisa dipertanggungkawabkan.

      Organisasi kami resmi dan legal bahkan berbadan hukum. LDII hanya wadah seperti halnya saudara kita muslim yang lain yakni Muhammadiyah, Nahdlotul Ulama, Persis, Al Wasiah, dll.

      Silakan kita sebagai umat muslim mau berkarya lewat wadah yang mana di bidang garapannya masing-masing, yang penting bisa saling menghormati (tasamuh) dan bekerjasama yang baik.

      Dengan kita punya wadah tentu kita dilindungi undang-undang dan jelas penanggung jawabnya. InsyaAllah di wadah manapun yang penting berpedoman pada AlQuran dan Al hadits secara konsekwen, tidak akan mengurangi esensi ketauhidan/ meng-Esa kan Alloh SWT.

  2. LDII buat saya adalah nafas & jiwa saya dan darah daging saya kami hanya ingin beribadah dan beramal dan LDII lah wadah yang bener2 sesuai dengan yg diinginkan Alloh dan rosulnya

  3. pak aku non muslim,kalau pengajian didaerah palmerah barat 5 jakarta barat dimana ya,karena saya ada niat masuk LDII,aku sedikit banyak sudah mengerti ajaran LDII dr adek angkat aku org LDII jg,terima kasih
    ini no hp saya pak 0878 7719 7005

    1. Hatur nuhun telah mampir dan meninggalkan komen,

      Kang Fajri, LDII terbuka bagi siapa saja, silakan kegiatan dan acaranya/materinya bisa diikuti siapa saja…. Apa yang disampaikan betul2 berdasarkan Al-Quran dan Sunnah Rasulullah SAW sehingga materi tersebut ya untuk seluruh khalayak umat Islam juga.

      Mangga diantos di pangaosan LDII…

  4. Assalamu ‘alaikum wr wb
    Alhamdulillah senang sekali dengan kehadiran rubrik ini untuk pencerahan bagi ummat, namun issue2 yang dihadirkan dalam penjelasannya belum dan tidak membahas substansi pokok mengapa dikatakan LDII Sesat.

    Saya seorang kader LDII, saya masuk LDII sejak 1986 isinya Full Amar Ma;ruf Nahi Mungkar dan memperjuangkan kemurnian Agama “WAMAA UMIRUU ILLA LIYA’BUDULLAHA MUKHLISHIINA LAHUDDIIN”

    tapi bagi saya Nama LDII itu tidak penting, yang penting adalah isinya… amalannya karena ‘TILKAL JANNATULLATIY UURITS TUMUUHAA BIMA KUNTUM TA’MALUN. artinya apa yang kita amalkan baik secara pribadi ataupun secara komunal / kifayah sesuai dengan tuntunan Allah dan Rosul, dan bila terjadi perselisihan GAMPANG!!!
    “FAINTANA ZA’TUM FII SYAI’IN FARUDDUUHU ILALLAHI WARROSUULIH” kita kembalikan kepada Allah dan Rosulnya.

    Kita semua tentu tidak mau dikatakan Taklid apalagi Taklid buta, segala sesuatu ada tuntunannya dan bersumber dari Al Qur’an dan Sunnah.

    FITNAH : tentang mengkafirkan (TAKFIRI) ummat Islam selain LDII, menajiskan Ummat Islam selain LDII, tidak mau Shalat dibelakang Islam selain LDII hanyalah ranting dari pokok masalah dan itu tidak perlu kita bahas karena hanya akan mempertentangkan awwam bil awwam (orang awam dengan orang awam) alias memancing kerusuhan. karena kerusuhan adalah tindakan sekelompok orang emosional yang secara substansi tidak memahami betul sesungguhnya apa yang ia rusuhkan. jadi Jangan… jangan kita perdebatkan atau diskusikan yang itu.

    Kita tentu sudah diajarkan Bantahlah Hujjah dengan Hujjah atau Dalil dengan Dalil yang lebih kuat atau lebih shohih.

    Kenapa kita harus berdebat, apa sih yang kita cari dalam hidup ini?, tentu Ibadah sebagai tujuan eksistansi hidup kita. Ibadah yang benar sesuai Tuntunan Allah dan Rosulnya

    Alhamdulillah Jazakumullahu Khoiron

    1. وعليكم سلام ورحمةالله وبركاته..الحمدلله جزاك الله خيرا اتاس ماسوكان بافاك…ستوجو دعان بافاك باحوا بربانتاه٢ان بوات افا؟ماسيع٢ إنديفيدو تنتو سوداه مميليكي حجّاه/داليل ماسيع٢
      .يع ديياقيني كبنارانپا

      دعان داليل مانافون تنتو باكي مريكا يع ماماع برتوجوان بردبات دان تيداك منچاري كبناران، هاپالاه منجادي سومبر فردباتان بارو

      اونتوك دافاة مماهامي افا يع بافاك سبوتكان سباكاي فوكوك سوبستانسي، تنتو فرلو فماهامان مندالام دان معكاجيپا داري داسار دان برتاهاف كارنا إيباراتپا فلاجاران اونيفرسيتاس دي سامفايكان كفارا باليتا تنتو ترلالو برات دان ترلالو دالام. بوكانپا منجادي معرتي، مالاه تامباه فوسيع

      ارتيكل كامي هاپا بروساها ممبري فنجلاسان معافا كامي بكيتو ياقين تيداك سساة

      سموكا دافات سديكيت تابايّون يع بيسا ديتريما خالاياك راماي/ مشاراكاة اوموم

      كيتا جوكا معهورماتي كياقينان عباداه اوراع لاءين دان هيدوف بردامفيعان

      بالله توفق والهدايه

  5. menurut saya LDII mrupakan ajaran islam yg hakikie, sudah pas dng ajaran alquran hadist knp dikatakan ajaran sesat, padahal aku sendiri mendalami ajaran islam di LDIi ajaran jelas penjabaranya jelas mudah dipahami yg disampaikan oleh mubalig/ghot nya? berkualitas karena kalau kita ingin tahu ilmunya harus bener2 mendalami jangan asal kira2 / menebak aja hrus berdasarkan quran hadis.smoga ldii bs memperluas jaringanya utk amal maruf nahi munkar krn kta di dunia hy sementara.smoga ldii bs mberi nasehat2 jgn sanpai terjdi perselisihan hal sepele yang menimbulkan kebencian diantarA umat islam intern padhl dah lma ngajinya.mohon dibimbing lagi. jz kum khoiron

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.